1.2.11

Kampanye Cegah Obesitas WHO Setengah Hati!

Keseriusan Badan Kesehatan Dunia atau WHO dalam mengkampanyekan diet sehat dan pencegahan obesitas pada anak, perlu dipertanyakan. Karena WHO yang telah menyusun seruan agar diberadakan larangan penjualan dan pemasangan iklan makanan cepat saji atau junk food di areal sekolah ataupun taman bermain, ternyata akan diberlakukan sebagai seruan ataupun peraturan yang bersifat tidak mengikat pada negara anggotanya.
Sebenarnya larangan yang baik ini bisa melindungi generasi baru di tahun-tahun mendatang, dari makanan tinggi lemak jenuh gula ataupun jenuh garam. Larangan setengah hati ini tidak meminta negara-negara anggota untuk memberikan ketegasan dalam mengurangi konsumsi junk food. Menurut detik health dot kom, yang melansir laporan AFP, Asosiasi Pers negara Francis, yang mengutip seorang pejabat WHO, memaparkan bahwa, rekomendasi yang tidak mengikat ini akan diajukan di pertemuan tingkat tinggi tentang pencegahan dan pengendalian tidak menular pada September's General Assembly mendatang di New York.

Tujuan dari peraturan sebagai usaha menjauhkan anak-anak dari segala bentuk pemasaran makanan tinggi lemak jenuh ini meliputi aturan tempat menyusui, taman bermain, sekolah, halaman sekolah, pusat pra-sekolah, klinik keluarga, juga tempat pelayanan olahraga dan budaya. Sangat mengherankan bila peraturan ini tidak mengikat, mengingat WHO sendiri pernah menyebutkan bahwa, ada sekitar 43 juta anak pra-sekolah yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Terlebih lagi telah terdeteksi adanya anak-anak di atas bumi ini yang telah terkena pemasaran makanan tinggi lemak, gula atau garam, dapat meningkatkan potensi generasi muda mengembangkan penyakit menular seumur hidup.

Yang menjadi pertanyaan adalah; WHO yang pernah memperingatkan, 6 dari 10 kematian setiap tahun diakibatkan yang sakit jantung, kanker, diabetes dan penyakit paru-paru kronis yang diakibatkan pola makan yang buruk, tetap tidak ingin mengajukan rekomendasi ini sebagai aturan mengikat bagi negara anggotanya. ath/konstantin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.